, ,

Bawaslu Tabanan Gelar Kaderisasi Pengawal Demokrasi Pasca-Pemilu 2024

by -814 Views

Bawaslu Tabanan Teguhkan Barisan Demi Demokrasi: Sebuah Komitmen Menjaga Suara Rakyat

NEWS SINGASANA– Di tengah hawa sejuk Homm Saranam, Baturiti, pada 22-23 Agustus 2025, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan. Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen kunci masyarakat Tabanan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah deklarasi komitmen untuk menjaga denyut nadi demokrasi Indonesia agar tetap berdetak pada koridornya.

Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan strategis, mulai dari Forkopimda Tabanan, Ketua PWI Tabanan, perwakilan media, akademisi, organisasi masyarakat, hingga jajaran Sekretariat Bawaslu Tabanan sendiri. Keberagaman peserta mencerminkan sebuah kesadaran kolektif bahwa demokrasi bukanlah tanggung jawab satu institusi semata, melainkan sebuah kerja bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Demokrasi Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan

Acara dibuka secara resmi oleh I Wayan Wirka, S.H., M.H., Anggota Bawaslu Provinsi Bali. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wirka mengingatkan semua yang hadir akan hakikat demokrasi yang sesungguhnya.

“Demokrasi bukanlah hadiah yang turun dari langit. Ia adalah hasil dari perjuangan panjang para pendahulu kita yang harus kita kawal dengan serius dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Pernyataan Wirka menyentuh esensi paling dasar dari penyelenggaraan pemilu. Setiap lima tahun, rakyat menitipkan harapan dan suaranya melalui kotak suara. Titipan inilah yang menjadi amanah suci bagi para pengawas pemilu.

Bawaslu Tabanan Teguhkan Barisan Demi Demokrasi | Warta Bali Online

Baca Juga: Tanah Lot Art & Food Festival #6 Jadi Momentum Penguatan Pariwisata dan Budaya Bali

Refleksi Pemilu 2024: Bali Aman, tapi Waspada Bahaya Laten

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, hadir untuk memberikan refleksi mendalam atas penyelenggaraan Pemilu 2024. Ia mengakui bahwa Bali, khususnya Tabanan, berhasil melaksanakan pemilu dengan relatif aman dan minim laporan pelanggaran kode etik.

Pencegahan: Benteng Utama Demokrasi

Senada dengan Wiarsa, Arif Wibowo, Anggota Komisi II DPR RI, yang membidangi pemerintahan dan otonomi daerah, menekankan bahwa strategi terbaik dalam mengawal pemilu adalah dengan memperkuat pencegahan.

“Koordinasi dan pengawasan harus lebih ketat dan proaktif. Jangan sampai kita hanya menunggu masalah datang. Kita harus bergerak lebih cepat, mendeteksi potensi pelanggaran sebelum semuanya terjadi dan terlambat,” ucap Arif Wibowo.

Edukasi Berkelanjutan: Kunci Kesadaran Demokratis

Pembicara lain, La Ode Khairul A.R., Tenaga Ahli DPR RI, membawa perspektif yang berbeda namun tak kalah penting: edukasi.

“Edukasi kepada pemilih dan semua stakeholder tidak boleh berhenti hanya karena pemilu telah usai. Pemahaman tentang hak dan kewajiban dalam berdemokrasi harus terus dibangun, sehingga masyarakat menjadi semakin cerdas dan sadar,” jelasnya.

La Ode Khairul melihat Bawaslu tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendidik dan garda terdepan dalam membangun kesadaran demokratis.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.