DTW Bedugul Tersendat Akibat Tumpang Tindih Lahan

by -15 Views

NEWS SINGASANA – Rencana penataan kembali Daya Tarik Wisata (DTW) di kawasan Bedugul, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, masih mengalami kendala. Proses ini tersendat akibat tumpang tindih lahan seluas 3.166 hektare dengan kawasan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Batas Lahan Belum “Clear”, Revitalisasi DTW Bedugul Tertahan di Hulu |  BALIPOST.com
DTW Bedugul Tersendat Akibat Tumpang Tindih Lahan

Dalam upaya dtw bedugul lahan, pemerintah sebelumnya telah merampungkan proses penghapusan aset. Namun, tahapan berikutnya yang berfokus pada penetapan batas lahan menghadapi hambatan serius karena adanya klaim wilayah yang saling bersinggungan.

Baca juga :Bali United Kalah dari Persib Bandung Tanpa Poin

Permasalahan ini membuat rencana pengembangan kawasan wisata Bedugul belum dapat berjalan optimal. Penataan yang seharusnya segera dilakukan kini tertunda sambil menunggu kejelasan batas wilayah antara pemerintah daerah dan pihak BKSDA.

Pemerintah Kabupaten Tabanan terus berupaya mencari solusi atas persoalan tersebut. Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak terkait untuk memastikan penetapan batas lahan dapat diselesaikan secara hukum dan administratif.

Melalui langkah dtw bedugul lahan, pemerintah berharap pengembangan kawasan wisata dapat segera dilanjutkan. Bedugul memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan di Bali, sehingga penataan yang terhambat ini menjadi perhatian serius.

Selain itu, penyelesaian tumpang tindih lahan juga penting untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan. Kawasan konservasi yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam harus tetap terlindungi sesuai fungsinya.

Jika permasalahan ini dapat diselesaikan, pemerintah optimistis penataan DTW Bedugul akan kembali berjalan lancar dan mampu meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Tabanan

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.