NEWS SINGASANA– Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi sorotan publik setelah videonya bersama jajaran elite Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Jokowi tampak berdiri di tengah forum yang hangat, memberikan arahan kepada para kader PSI di sebuah tempat yang disebut Kopi Klotok Bali.
Pertemuan tersebut ternyata bukan sekadar silaturahmi biasa. Menurut juru bicara PSI Cheryl Tanzil, pertemuan itu berlangsung baru-baru ini dan berisi arahan langsung dari Jokowi kepada para kader muda partai yang identik dengan semangat antikorupsi dan politik bersih tersebut.
“Instruksinya jelas dan sederhana: dengarkan suara rakyat,” ungkap Cheryl kepada awak media.
Forum Penuh Keakraban di Pulau Dewata
Dalam video yang beredar, suasana terlihat santai namun penuh makna.berdiri di hadapan para kader PSI yang mengenakan busana tradisional, mulai dari kebaya hingga batik. Di antara mereka tampak sejumlah tokoh penting seperti Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Raja Juli Antoni, Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman, dan tentu saja sang Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep—yang juga putra bungsu .
Kaesang terlihat mengenakan setelan jas berwarna gelap, duduk dengan tenang di barisan depan. Di sisi kanan dan kiri Jokowi, tampak pula Grace Natalie dan Ahmad Ali, dua figur penting dalam kepemimpinan partai. Kehadiran mereka semakin menguatkan kesan bahwa pertemuan tersebut bukan agenda santai semata, melainkan sebuah konsolidasi politik yang sarat makna.
Isyarat Politik: Jokowi dan PSI, Semakin Dekat?
Kedekatan Jokowi dengan PSI bukan hal baru. Sejak masa kampanye Pilpres 2019, PSI dikenal sebagai salah satu partai yang paling vokal mendukung Jokowi. Namun, kali ini sinyal yang muncul terasa lebih kuat dari sebelumnya. Apalagi, muncul kabar bahwa berpotensi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI.
Menanggapi isu tersebut, Cheryl Tanzil memilih berhati-hati. Ia tidak menampik, namun juga belum memberikan konfirmasi resmi.

Baca Juga: Lapas Tabanan Gelar Pisah Sambut Suasana Haru Warnai Pergantian Pejabat
“Kita tunggu bersama ya. Tapi memang di Rakor PSI, Pak Jokowi bilang bahwa beliau bersama PSI,” ujarnya dengan senyum.
Pernyataan itu menimbulkan spekulasi bahwa Jokowi kini tengah mempersiapkan peran baru setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir. Beberapa analis menilai, Jokowi tengah membangun basis politik baru yang lebih muda, dinamis, dan sejalan dengan gagasannya tentang pemerintahan yang inklusif dan dekat dengan rakyat.
“Negarawan yang Dibutuhkan PSI”
Lebih lanjut, Cheryl menyebut kehadiran Jokowi dalam forum tersebut sebagai bentuk dukungan moral dan inspirasi bagi PSI yang masih tergolong sebagai partai muda di kancah politik nasional.
“Sebagai partai yang tergolong baru, kami sangat membutuhkan masukan dari seorang negarawan sekelas Pak Jokowi,” tegasnya.
“Beliau bukan hanya memberi semangat, tapi juga memberikan perspektif bagaimana politik harus dijalankan dengan hati dan berpihak pada rakyat.”
Jokowi, dalam arahannya, disebut menekankan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, politik yang baik tidak boleh berjarak dengan rakyat. Ia juga mengingatkan agar PSI terus menjaga idealisme dan tidak terjebak pada pragmatisme kekuasaan.







