NEWS SINGASANA– Komitmen Kabupaten Tabanan dalam mendukung visi besar Pemerintah Provinsi Bali untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan terus menunjukkan kemajuan nyata. Melalui Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), Kabupaten Tabanan kini melanjutkan aksinya ke dua kecamatan baru, yakni Selemadeg Timur dan Selemadeg, sebagai bagian dari program Padas (Palemahan Kedas) yang digagas oleh TP PKK Provinsi Bali.
Kegiatan yang digelar pada akhir pekan lalu ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali sekaligus Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Ny. Putri Suastini Koster, didampingi oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan.
Edukasi Lingkungan yang Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari
Rangkaian kegiatan dimulai di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, dan dilanjutkan ke Wantilan Desa Adat Soka, Kecamatan Selemadeg. Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan perangkat daerah, jajaran TP PKK kecamatan dan desa, perangkat adat, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.
Di sela-sela kegiatan, masyarakat tampak aktif berdiskusi dan bertanya tentang cara sederhana mengelola sampah rumah tangga. Mereka diajak memahami bahwa perubahan perilaku harus dimulai dari rumah — dari cara memilah sampah, mengolah limbah organik, hingga mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.
“Sampah bikinan sendiri, selesaikan sendiri. Itu bentuk pendidikan dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” tegas Ny. Putri Koster dalam arahannya.
Mengubah Perilaku, Bukan Sekadar Membersihkan
Lebih jauh, Ny. Putri Koster menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kampanye kebersihan, melainkan upaya mengubah perilaku masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: Tabanan Kukuhkan Diri sebagai Kabupaten dengan 133 Desa Mandiri di Tahun 2025
“Gerakan ini mengajarkan kita untuk tidak sekadar membersihkan desa sendiri dengan cara membuang sampah ke desa lain. Desa yang bersih adalah desa yang tidak mengotori desa lainnya,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Gerakan Padas (Palemahan Kedas) sendiri telah menjadi simbol kolaborasi lintas pihak — pemerintah, PKK, perangkat adat, dan masyarakat — dalam mewujudkan konsep Tri Hita Karana, khususnya aspek Palemahan yang menekankan harmoni manusia dengan alam.
Apresiasi dari Kabupaten Tabanan
Sekretaris TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Tabanan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan bimbingan Ny. Putri Koster di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga semangat masyarakat pedesaan agar terus berinovasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Apa yang disampaikan Ibu Duta sangat menginspirasi. Beliau bukan hanya memberi contoh, tetapi juga menggerakkan hati masyarakat untuk ikut berperan aktif. Ini menjadi motivasi bagi kami di Tabanan untuk terus menindaklanjuti program ini secara berkelanjutan,” ujar Ny. Budiasih Dirga.







